https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh45xvuGXo6xhG-9OWUdp05kI5DKQhg45vYMtZyw9ZHRt4WTcWtBWQ1yVtUMzDoth31_6ZJbxFkwyyZPfPbKLI_vgOMy30sO8VAOCVoQrIDjmAPG36G50_ykPB_zJxFUIGWocixX4h4Wlo/https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqU9EN-G13CSKCmhOSaO_-nvwzqZKu19B_OpnK8bI31PreyJRcrMAQxIqFO4Si6sRqyAWCThXxVK8gRTg68Fb3MpHnzXbTHilvsMziqfTJD1R1D_V-Wluh4vnHnT8VdLdczYsCY0eSe4k/s1600/twitter_64.png
Tampilkan postingan dengan label Otomotif Motor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Otomotif Motor. Tampilkan semua postingan

kelebihannya fu???

mungkin anda penasaran. kelebihannya fu itu apa aja sih..
sebelumnya saya minta maaf dulu nih.. karena kali ini saya akan membandingkan FU, CS1, dan MX
ayo kita bahas

Beberapa klbihan FU yg ga' dimiliki Oleh mx & cs1

1. Body nya yang sporty bikin yang gak ngerti modif gak perlu repot modif buat bikin motor nya jadi lebih sporty.
2. nama besar FU dan karisma FU yang membuat kita lebih gagah dan mempunyai karismatik ketika di jalan raya.
3. motor yang jarang di pake buat tukang ngojek.. (setidaknya.. walaupun sering ngebonceng . gak akan di cap sebagai tukang ojek.. )
4. Sodokan nya panjang banget … (weitss.. jgn ngeres dulu), maksudnya kalo FU nyodok gak ada abis nya tuh, 3 gigi cukup buat 500 mtr :p
5. Yang pasti diseganin ama anak2 underground yg suara knalpot nya brisik2 dan bawa ugal2an kalo FU masuk lgs dah bawa nya pada manis2 :D
6. Sering dikejar2 ama motor2 CC gede maupun kecil karena penasaran mo nyoba lari bareng FU :D biasanya sih yg paling sering motor komeng wakakak gak bakal menang lawan FU :D (weitss.. no offense bro.. )
7. Modis & Stylis gak perlu modif udah oke dan sangar, mo kenceng ksh PE-28 aja udah cukup buat harian.
8. Enak diajak rebah & nikung, jadi bisa bikin motor laen iri dan coba2 mo reba juga hehehehe
9. Kelebihan lainnya, spare part ma aksesories nya gak ada yg murah, ini bisa dibanggakan :D (motor mahal coy, sayapnya aja mahal)
10. Partnya masih bisa dikanibal seperti kampas rem dsb, apalagi karbunya bisa pake punya RX-king ato NSR SP
11. Tidak capek dikendarai karena enteng, apalagi kalau jok sudah dipapas.
12. Mudah nyelip2 klo jalanan macet.
13. Klo parkir masih sering diliatin orang2 (emang ada yg salah ama nih motor)
14. Yang terakhir … nih motor paling gak betah kalo liat pom bensin hehehehe bawaan nya mo belok aja gak perduli pertamina maupun shell

oo.,iya. satu lagi klebihan FU yaitu … jadi tambah ganteng bawa motor satria FU .. hahaha …huaaaaaahahahhaha

Selengkapnya...

CS1 vs Satria FU vs MX

Honda City Sport One menandingi rival nya yaitu Yamaha Jupiter MX dan Suzuki Satria FU150?
hmmmm,,, kira-kira unggulan mana ya???
mari kita bahas

Honda CS-1

Motor ini unggul telak soal riding position. posisi stang, stepbar dan jok terasa pas. dijamin tidak membuat punggung cepat pegal. responsif dan tenaganya pas. gelagat motor saat menikung cepat di tikungan mudah dikontrol karena penyaluran tenaga reponsif namun smooth.
CS-1 juga stabil saat dikebut di jalan bergelombang apalagi mulus. cs1 125cc mesin SOHC, 5 speed, kelebihan lain adalah fitur spt panel indikator digital dan dobel cakram untuk bagian pengereman.Tampangnya futuristik dijamin membuat pengendara lain menoleh. desainnya memang agak aneh, tapi melihat kedepan inilah desain yg bakal banyak dipakai.
Kelemahannya, posisi gigi terkadang suka pindah dengan sendirinya. persnelingnya walau enteng dilakukan ketika memindahkan gigi masih disertai bunyi.

Suzuki Satria Fu 150

FU memang unggul teknologi mesin. Fu 150cc mesin DOHC, 6 speed, selain cc yg lebih besar daripada CS-1, mesin FU juga sudah menggunakan kem ganda (DOHC) 4 katup. jadi tidak heran jika powernya unggul 3,2 ps dibanding CS-1. harganya juga lebih murah sekitar 300rb dari CS-1.
Pengendalian motor juga baik meski secara keseluruhan FU harus mengakui keunggulan CS-1 soal riding position. karena mengendarai FU pengemudi harus sedikit membungkuk karena setang bawaan model jepit. Kekurangan FU ada pada konsumsi BBM yg boros. satu liter paling bisa dipakai jalan tak lebih 30 km. mungkin karena itu motor ini dibekali tangki bensin paling besar. selain itu untuk menyetel klep motor ini tidak bisa dilakukan sembarangan karena penyetelan tak lagi menggunakan fuller gauge melainkan dengan menanam shim. salah penanganan FU justru gak lari. motor ini juga kurang fungsional karena desainnya murni bebek sport yg tidak menyediakan boks penyimpanan barang.

Yamaha Jupiter MX 135
  
MX 135cc mesin SOHC, 4 speed, Sementara desain MX paling sesuai dengan selera masyarakat indonesia. kesannya kental nuansa bebek apalagi harganya paling murah. tak heran klau motor ini merajai penjualan bebek kategori hi end.
Motor ini juga masih dapat mengakomodir barang belanjaan di dek tengah. suatu hal yg mustahil diterapkan pada CS-1. part variasi add-on atau custom buat MX banyak tersedia. begitu juga bengkel yg sanggup mengopreknya. MX kalah daya dibanding CS-1 (11,17 ps VS 12,8 ps) tapi MX unggul torsi (11,65 Nm VS 10,2 Nm) jadi MX lebih pas dipakai di jalanan kota yg padat karena situasi jalan spt itu membutuhkan akselerasi hebat.
Sayangnya penyaluran power dari mesin MX cenderung liar. buka gas sedikit saja mesin langsung merespon lewat hentakan. hal lain yg sering dikeluhkan pemilik MX yaitu bunyi ngorok yg muncul saat diajak berakselerasi. mekanisme oper gigi juga ala bebek yaitu 4 speed untuk menaikkan gigi tekan pedal persneling ke depan dan ke belakang untuk menurunkan. 
Posisi mengemudi MX juga tidak senyaman CS-1 setang MX terasa lebih mendekati pengemudi. saat dicoba menikung, merebahkan MX tidak semudah merebahkan CS-1,MX justru meng-counter ajakan rebah. fitur MX juga paling sederhana, tak ada panel digital atau cakram belakang. tampilan bebek ini juga sudah masanya mengalami penyegaran
 
klo performa sih jelas :
1.fu
2.cs1
3.mx

handling dan stabilitas :
1.cs1
2.fu
3.mx

harga:
1.mx
2.fu
3.cs1

irit:
1.cs
2.mx
3.fu

keputusan tetap di tanggan anda mau CS1, FU atau MX
Selengkapnya...

CDI Racing BRT

Digital CDI adalah CDI dengan konsep teknologi canggih yang dikendalikan menggunakan Microprocessor (Mikro Chip Buatan Philips Semicondutor-Belanda). MicroChip mengendalikan kurva pengapian yang telah diprogram untuk menjaga kestabilan timing pengapian guna menghasilkan akselerasi yang cepat dan tenaga yang lebih besar.

Digital CDI Bintang Racing Team (BRT) dirancang menggunakan metode kurva pengapian HyperBand agara dapat menghasilkan PowerBand yang luas dari putaran (RPM) rendah sampai putaran tinggi.

Keuntugan
1. Tenaga Kuda (Horse Power) menungkat hingga 20%.
2. Meningkatkan respon dan akselerasi.
3. PowerBand bertambah lebar dengan 2000 RPM.
4. Hemat pemakaian Baterai?Aki hingga 30%
5. Hemat penggunaan Bahan Bakar.

Langsung Aja Ke penampakan :



Spesifikasi :
1 CDI Type : DIGITAL DC System
2 Operating Voltage : 8 s/d 18 VDC
3 Mikroprosessor : NXP Founded by Philips Semiconductor
4 Current Consumption : 0.05 s/d 0.75 A
5 Output Max : 300 Volt
6 Operation Temp : -15° to 80°C
7 Operation Freq : 400 to 20.000 RPM
FEATURES
1 Unlimiter
2 Automatic Low Voltage Protection (ALVP)
3 Multi Step Ignition Curve
4 Plug and Play
BENEFIT
1 Hemat BBM hingga 29,9 %
2 Meningkatkan respon dan akselerasi
3 Powerband bertambah hingga 2000 rpm
4 Hemat pemakaian Accu hingga 30%
5 Tenaga motor meningkat hingga 20%**
Catatan :
* Dilakukan uji coba oleh team media motorplus dan otomotif
** Pada jenis motor dan rpm tertentu.

 
SPESIFIKASI :
1 CDI Type : DIGITAL DC System
2 Operating Voltage : 8 s/d 18 VDC
3 Mikroprosessor : NXP Founded by Philips Semiconductor
4 Current Consumption : 0.05 s/d 0.75 A
5 Output Max : 300 Volt
6 Operation Temp : -15° to 80°C
7 Operation Freq : 400 to 20.000 RPM
FEATURES :
1 2 Kurva Pengapian
2 Automatic Low Voltage Protection (ALVP)
3 Multi Step Ignition Curve
4 Plug and Play
5 Unlimiter
6 Terdiri 3 jenis pemakaian :
a. Standar - Tune Uo (ST)
b. Tune Up - Racing (TR)
c. Racing - Kompetisi (RK)
KEUNTUNGAN :
1 Hemat BBM hingga 29,9 %
2 Meningkatkan respon dan akselerasi
3 Powerband bertambah hingga 2000 rpm
4 Hemat pemakaian Accu hingga 30%
5 Tenaga motor meningkat hingga 20%**
Catatan :
* Dilakukan uji coba oleh team media motorplus dan otomotif
** Pada jenis motor dan rpm tertentu.
Aplikasi
Standard dan Tune-Up (ST)
Kurva I : Standar (S)
Kurva Standard sama dengan standard original tetapi tanpa limiter/batasan, dirancang agar emisi gas buang tetap lulus uji Euro 2, kami enyebutnya GREEN CDI.
Kurva II : Tune-Up (T)
Kurva Tune Up dipakai untuk meningkatkan tenaga dan akselerasi.
Rekomendasi Aplikasi (ST):
Pemakaian : Standard dan Tune Up / Kohar (Korek Harian)
Bahan Bakar : Permium dan Pertamax
Kondisi Mesin : Standard / Semi Tune Up
Perbandingan Kompresi : 9 : 1 s/d 10.5 : 1
Cam Shaft/Noken As : Standard / Modifikasi
Knalpot : Standart / Racing
Spuyer : Standart / Penyesuaian.

Tune-Up dan Racing (TR)

Kurva I : Tune-Up (T)

Kurva Tune Up dipakai untuk meningkatkan performa tenaga, torsi, akselerasi dan power band yang lebih luas.

Kurva II : Racing (R)

Kurva Racing dipakai dalam penerapan racing modifikasi untuk performa tinggi.

Rekomendasi Aplikasi (TR)
Pemakaian : Semi Tune Up (Kohar) dan Racing
Bahan Bakar : Pertamax s/d Avgas
Kondisi Mesin : Semi Tune Up s/d Full Modifikasi
Perbandingan Kompresi : 10.5 : 1 s/d 13.8 : 1
Cam Shaft/Noken As : Standard / Modifikasi
Knalpot : Standart / Racing
Spuyer : Penyesuaian.

Tune-Up dan Racing (RK)

Kurva I : Racing (R)

Kurva Racing dipakai dalam penerapan racing modifikasi untuk performa tinggi.

Kurva II : Kompetisi (K)

Kurva Kompetisi dipakai untuk penerapan ekstrem modifikasi.

Rekomendasi Aplikasi (RK)
Pemakaian : Full Racing / Drag Race
Bahan Bakar : Pertamax Plus, Avgas dan Racing Fuel.
Kondisi Mesin : Full Modifikasi.
Perbandingan Kompresi : 12.3 : 1 s/d 16 : 1
Cam Shaft/Noken As : Modifikasi
Knalpot : Racing
Spuyer : Penyesuaian.


Spesifikasi : 
1. CDI Type : DIGITAL DC System
2. Operating Voltage : 8 s/d 18 VDC
3. Mikroprosessor : NXP Founded by Philips Semiconductor
4. Current Consumption : 0.05 s/d 0.75 A
5. Output Max : 300 Volt
6. Operation Temp : -15° to 80°C
7. Operation Freq : 400 to 20.000 RPM


FEATURES
1. Unlimiter
2. Automatic Low Voltage Protection (ALVP)
3. Multi Step Ignition Curve
4. Plug and Play
5. Blue eyes

6. Limiter Option 13,500 RPM
7. Multisteps Ignition Curves

BENEFIT
1 Hemat BBM hingga 29,9 %
2 Meningkatkan respon dan akselerasi
3 Powerband bertambah hingga 2000 rpm
4 Hemat pemakaian Accu hingga 30%
5 Tenaga motor meningkat hingga 20%**

Catatan :
* Dilakukan uji coba oleh team media motorplus dan otomotif
** Pada jenis motor dan rpm tertentu.



Spesifikasi : 
1. CDI Type : DIGITAL DC System
2. Operating Voltage : 8 s/d 18 VDC
3. Mikroprosessor : NXP Founded by Philips Semiconductor
4. Current Consumption : 0.05 s/d 0.75 A
5. Output Max : 300 Volt
6. Operation Temp : -15° to 80°C
7. Operation Freq : 400 to 20.000 RPM

FEATURES
1. Unlimiter
2. Automatic Low Voltage Protection (ALVP)
3. Multi Step Ignition Curve
4. Plug and Play
5. Blue eyes
6. Limiter Option 13,500 RPM
7. Multisteps Ignition Curves
8. Dualband ST/TR/RK
S = Standard ; T = Tune-Up; K = Kompetisi

BENEFIT
1 Hemat BBM hingga 29,9 %
2 Meningkatkan respon dan akselerasi
3 Powerband bertambah hingga 2000 rpm
4 Hemat pemakaian Accu hingga 30%
5 Tenaga motor meningkat hingga 20%**

Catatan :
* Dilakukan uji coba oleh team media motorplus dan otomotif
** Pada jenis motor dan rpm tertentu.



Spesifikasi : 
1. TIS Type : DIGITAL DC System
2. Operating Voltage : 8 s/d 18 VDC
3. Mikroprosessor : NXP Founded by Philips Semiconductor
4. Current Consumption : 0.05 s/d 0.75 A
5. Output Max : 300 Volt
6. Operation Temp : -15° to 80°C
7. Operation Freq : 400 to 20.000 RPM

FEATURES
1. 30 steps Point Ignition Curve Changes
2. 2 Memory
3. Multi Step Ignition Curve
4. Dualband
5. Plug and Play
6. Blue eyes
7. Fuzzy Logic Adaptive Curve Algorithm
8. User Friendly

BENEFIT
1 Hemat BBM hingga 29,9 %
2 Meningkatkan respon dan akselerasi
3 Powerband bertambah hingga 2000 rpm
4 Hemat pemakaian Accu hingga 30%
5 Tenaga motor meningkat hingga 20%**
Selengkapnya...

Cara Seting Karbu motor

Tugas utama karburator adalah mencampur Bahan Bakar (BB) + Udara (O2). Kira-kira dengan perbandingan range nya BB : O2 adl 1 : 13-15. Pokoknya gmn caranya biar mesin dapet suplai campuran segitu.

Kenapa pake range, padahal teori di buku2 pembakaran ideal itu 1:14?

Jwbannya adl Karena kondisi mesin & linkungan mempengaruhi settingan campuran BB:O2.



Misal:

Kompresi makin tinggi BERARTI mesin makin panas BERARTI butuh suplai BB lebih banyak biar mesin gak jebol.
Humidity (kelembaban) lingkungan makin tinggi BERARTI campuran BB terkontaminasi air, BERARTI campuran makin miskin, BERARTI bensin hrs lebih banyak.
Suhu lingkungan rendah BERARTI suhu kerja mesin turun BERARTI bensin harus dikurangi agar suhu kerja mesin jadi ideal.
Knalpot bobokan (Free flow) BERARTI rpm makin tinggi BERARTI suhu mesin meningkat BERARTI butuh BB makin tinggi.
Dan masih banyak lagi parameter yg harus diperhatiin termasuk desain lubang masuk pada blok yg b’pengaruh dg settingan spuyer sebagai penyalur BB.
Itu teori dasarnya.

Setting Karbu:

Karbu pny 2 spuyer :

Satu buah main jet (tuk NSR std ukurannya 130) yg berperan meyalurkan BB saat bukaan gas sekitar setengah putaran keatas
Satu buah pilot jet (NSR std ukurannya 45) yg berperan menyalurkan BB dari putaran gas 0 derajat sampe penuh, cm efek dari pilot jet ini bisa dikatakan tidak terlalu signifikan pada bukaan gas penuh N rpm mesin yg sudah tinggi.
Hal lain yg berpengaruh dengan setingan termasuk :

Ukuran Venturi karbu
Jarum skep
Stelan angin
Power jet.
Venturi karbu makin besar maka makin banyak udara yg lewat shg butuh spuyer lebih besar baik pilot atau main jetnya spy campuran bisa pas.

Trus kapan kita membesarkan ato mengecilkan spuyer2 tadi?

Sebelumnya hrs tahu dulu gejala2 mesin saat kekurangan BB dan kebanyakan BB:

1. “Ngempos” adalah gejala mesin spt kehilangan tenaga yg disebabkan kekurangan BB

2. “Mberebet” adl gejala mesin yg sebenernya dirasa padat cm tenaga seperti tertahan dan kadang dibarengi dengan suara benturan logam kalo settingannya terlalu basah.

Berarti kl NGEMPOS mesin butuh BB, kl BREBET mesin kebanyakan BB.

Kasus-Kasus

Nah berikut kasus2 yg sering terjadi krn masalah pilot jet :

Motor kl pagi susah hidup krn begitu gas dibuka ngempos terus mati ya berarti naekin pilot jet.
Motor dah jalan tapi sering tiba2 kehilangan tenaga saat putaran gas N putaran rendah berarti naekin pilot jet
Motor sering over heat saat jalan pelan berarti minta naek pilot jet
Motor brebet di putaran bawah tapi enak di put atas berarti pilot jet kebesaran.
Motor gak pake di cuk kl pagi N bisa langsung start
(ini jg gak normal) berarti pilot hrs turun.

Kesimpulannya, kl ada gejala ngempos,suhu tinggi diputaran yg relatif rendah maka minta naek pilot jet, N kl ada gejala brebet di put rendah jg maka pilot hrs turun.

Trus tuk kasus2 mainjet:

Mtr dibawa kebut2an sampe putaran atas trus begitu finish jalan pelan2 jadi ngempos dibarengi asep ngebul BERARTI suhu saat putaran tinggi meningkat drastis BERARTI main jet minta naik
Nafas motor di putaran atas terlalu panjang berarti mainjet minta naik.
Mtr ngelitik padahal yg lain normal BERARTI suhu mesin SANGAT TINGGI saat putaran atas BERARTI main jet minta naik.
Motor Brebet di put atas saja berarti main jet minta turun
dll
Kesimpulannya, jika mtr Brebet di put atas berarti main jet hrs turun, jika mtr suhunya tinggi di putaran atas berarti main jet minta naik.

Note:

Setiap ada perubahan ukuran spuyer wajib setting angin
Jangan berpatokan pada indikator suhu di dashboard tuk panduan setting krn pasti gak sesuai, ini butuh joki yg feelingnya dah kuat.
Adakalanya detonasi tdk bisa diobati dengan naekin spuyer jika detonasinya sudah parah. Ini berarti ada ketidaknormalan pada komponen mesin lainnya.
Selengkapnya...

Random Posts

Posting Terbaru