ini adalah salah satu video yang diambil saat JOGO
Selengkapnya...
Capoeira merupakan sebuah olah raga bela diri yang dikembangkan oleh para budak Afrika di Brasil pada sekitar tahun 1500-an. Gerakan dalam capoeira menyerupai tarian dan bertitik berat pada tendangan. Pertarungan dalam capoeira biasanya diiringi oleh musik dan disebut Jogo. Capoeira sering dikritik karena banyak orang meragukan keampuhannya dalam pertarungan sungguhan, dibanding seni bela diri lainnya seperti Karate atau Taekwondo.
Sejarah Capoeira Lampung
Berawal dari keinginan seorang capoerista yang berasal dari Lampung Tengah (Arroz Capoeira), yang lebih dulu didirikan. Beliau menguatkan hati dan pikirannya untuk berangkat menuju bandarlampung untuk membangun sebuah komunitas capoeira yang berbasis lebih besar, yaitu LAMPUNG. Akbar Muslim atau yang biasa dipanggil Akbar mulai membangun komunitas ini dengan membujuk kawan2 masa kecilnya yg berada di BandarLampung. Hal ini mendapat sambutan yang cukup baik, dan mulai berjalanlah kegiatan tersebut beranggotakan 9 orang. Selang beberapa minggu, muncul sbuah ide untuk membuka pendaftaran untuk komunitas ini. Yang ternyata animo masyarakat sangat besar terhadap Capoeira.( Karena selain beladiri, Capoeira juga menonjolkan sisi seni dalam gerakannya). maka terbentuklah komunitas CAPOEIRA LAMPUNG (original) sejak tanggal 28 OKTOBER 2011. Hingga saat ini, anggota komunitas ini terus bertambah.
Dalam prosesnya, meskipun Capoeira Lampung (original) adalah komunitas umum namun tetap memiliki struktur menejemen yang legal. yang mengontrol setiap income dan outcome serta program-program berkesinambungan. Terlepas dari itu semua stiap elemen dalam komunitas ini adalah satu hati dan jiwa, mengibarkan dan mengharumkan serta memasyarakatkan Capoeira di Lampung. AXE CAPOEIRA !!
Obrigado.
Facebook Capoeira Lampung
Capoeira Lampung (Original)
http://www.facebook.com/groups/capoeira.LPG/
Arroz Capoeira Lampung
http://www.facebook.com/pages/Arroz-Capoeira-Lampung/231282756931257
ARENAKU.COM – Deputi Bidang Teknis Badan Tim Nasional (BTN), Iman Arif menyatakan bahwa dua pilar utama timnas Indonesia Irfan Bachdim dan Oktovianus Maniani berpeluang bermain di kompetisi Eropa.
Kedua pemain muda ini tampil cemerlang bersama timnas Indonesia di dua laga grup A Piala AFF dan berperan besar dengan kemenangan Indonesia 5-1 atas Malaysia dan 6-0 kontra Laos.
Irfan bahkan mencetak gol dalam dua laga tersebut sedangkan Oktovianus selain berperan besar dalam gol yang dilesatkan Irfan pada saat kontra Malaysia pemain Sriwijaya FC ini juga sukses menceploskan satu gol di gawang Laos.
Atas pencapaian kedua pemain ini, Iman yang juga dikabarkan memiliki saham di klub Inggris, Leicester City ini berencana mempromosikan kedua bintang timnas ini ke klub-klub Eropa.
Okto dan Irfan berpotensi. Namun, tahun depan, kami masukkan mereka dulu ke training camp tertutup menjelang SEA Games 2011. Setelah itu, saya akan coba usulkan ke beberapa klub di Eropa. Yang paling penting performance mereka stabil,” ucap Iman via kompas.[Oa]
Selengkapnya...
Octo atau Octavianus Maniani Dianggap Pantas Bermain di Eropa, informasi bagus yang layak dibaca oleh pecinta sepakbola tanah air. Ini dia sumbernya yang menulis bahwa Octo atau Octavianus Maniani Dianggap Pantas Bermain di Eropa.
Singapura:Penampilan gemilang Octovianus Maniani membuatnya layak bermain di Eropa. Demikian pernyataan kolumnis Entertainment and Sports Programming Network, John Duerden, dalam situs ESPNsoccernet, kemarin.
“Caranya menyusuri sayap kiri sangat enak ditonton,” katanya. Menurutnya, Putra Papua itu mencuri perhatian di Turnamen AFF Suzuki Cup 2010. Octo jadi pilihan utama di enam pertandingan, dan hanya absen di laga pamungkas akibat akumulasi kartu kuning.
Dengan dribble ciamik dan lari kencang, Duerden menjulukinya “Ryan Giggs dari Indonesia”. Sayang, kemampuan olah bola belum diimbangi umpan dan tembakan akurat, layaknya legenda Manchester United itu. “Octo harus bisa mengikuti jejak Giggs dan tampil konsisten,” katanya.
Di usia 20, pemain Sriwijaya FC ini merupakan anggota termuda dalam Pasukan Garuda. Duerden menilainya masih mentah. “Tapi justru itu yang membuatnya makin menarik untuk dilihat,” katanya. Dia yakin Octo bisa meningkatkan skill-nya.
Lahir di Jayapura, 10 Oktober 1990, Octo mengawali karir di Tim Pekan Olahraga Nasional Papua 2007-2008. Klub profesional pertamanya adalah PSMS Medan (2008-2009, dilanjutkan Persitara, dan Sriwijaya FC sejak 2010.
Pemain bertubuh 162 sentimeter itu masuk dalam daftar 10 pemain Asia potensial yang dibuat Duerden. Berikut nama yang tercantum dalam tulisan bertajuk Eastern Promise itu:
1. Deng Zhuoxiang (Shandong, Cina)
2. Ismail Matar (Al Wahda, Uni Emirat Arab)
3. Koo Ja Cheol (Jeju United, Korea Selatan)
4. Kawin Thamsatchanan (Muang Thong United, Thailand)
5. Yasser Al Qahtani (Al Hilal, Arab Saudi)
6. Octavianus Maniani (Sriwijaya FC, Indonesia)
7. Karim Ansarifard (Saipa, Iran)
8. Jungo Fujimoto (Shimizu S-Pulse, Japan)
9. Alexander Geynrikh (Pahktakor, Uzbekistan)
10. Firas Al-Khatib (Al Qadsia, Syria)
Sumber http://wartabaru.com/octo-atau-octavianus-maniani-dianggap-pantas-bermain-di-eropa/
Selengkapnya...
Pelatih Persema Malang akan menurunkan pemain andalannya Irfan Bachdim saat turun melawan Solo FC dalam pembukaan pertandingan kompetisi Liga Primer Indonesia di Stadion Manahan Solo, Sabtu (8/1).
"Persema dalam pertandingan perdana LPI itu akan membawa 17 pemain di antaranya Irfan Bachdim yang memperkuat Timnas di Piala AFF," kata Pelatih Persema Malang Timo Schunerman saat mencoba lapangan di Stadion Manahan Solo, Jumat.
Menurut dia, semua pemain Persema dalam kondisi siap tempur termasuk Irfan yang secara metal masih lelah usai bermain di Piala AFF.
Meski mental Irfan sedang capai, tetapi dia dalam pertandingan ini akan diturunkan untuk memperkuat barisan depan Persema.
Irfan yang hingga sekarang masih menjadi sorotan tetapi atas pilihannya sendiri tetap bergabung dengan Persema mengikuti kompetisi LPI.
"Dia sudah dewasa dan dapat memilih sendiri mau kemana. Irfan memiliki keinginan tetap membela Indonesia," katanya.
Mengenai pemainnya Kim Jeffrey Kurniawan apakah juga diturunkan melawan Solo FC, kata Timo, pihaknya akan melihat situasi karena Kim baru sembuh dari cendera dan baru mengikuti latihan awal Januari ini.
"Kim memang ingin sekali diturunkan saat melawan Solo FC ini, tetapi tidak memungkinkan karena dia baru saja menjalani operasi patah tulang engkel, kondisinya masih 50 persen," kata Timo.
Kim menempati posisi sayap kiri atau bek kiri, tetapi dia saat main di Jerman posisinya wing back. Kim memiliki kelebihan dengan umpan bola silang di Indonesia masih jarang pemain yang memiliki kemampuan seperti Kim.
"Kita lihat situasi apakah dia dimainkan atau tidak. Jika dia bisa main hanya 15 menit saja. Saya tidak berani lebih dari itu," katanya.
Kim sempat istirahat empat bulan tidak menyentuh bola, maka kemampuan dia otomatis menurun. Ototnya masih sangat lemah jika dipaksakan akan tambah cendera, katanya.
Mengenai calon lawannya Solo FC, kata dia, pihaknya masih buta kekuatan calon lawannya itu sehingga Persema kini fokus pada timnya.
"Kita masih buta kekuatan Solo FC sehingga kita fokus pada timnya. Kita berupaya menyerang di kadang sendiri maupun lawan. Harapan kami wasitnya sehat," katanya.
Timo menjelaskan, dengan digulirnya kompetisi LPI merupakan sejarah bagi Indonesia, karena hal ini demi kebaikan persepakbolaan di Tanah Air.
Oleh karena itu, Timo mengaku dari awal berkomitmen kepada LPI dan tidak membenci orang orang tertentu, tetapi dia pro Indonesia.
"Saya memiliki idaman bukan SEA Games, AFF, Asian Cup, tetapi Indonesia dapat maju piala dunia. Hal ini butuh perubahan yang dratis," katanya.
Menurut dia, digulirkannya LPI bukan karena soal menang atau kalah, tetapi akan menyajikan sepak bola atraktif, lapangan bagus, permainan tehnik dan mereka diharapkan dapat mengeluarkan kemampuannya sehingga memuaskan penonton.
Sumber http://id.news.yahoo.com/antr/20110107/tsp-persema-turunkan-irfan-bachdim-lawan-424bac1.html
Selengkapnya...
Malang (ANTARA) - Sebanyak 20 pemain Arema Indonesia bersama "official| dan tim pelatih, Jumat pagi, bertolak ke Jakarta dan siap meladeni Persija dalam lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (9/1).
Jika yang diboyong pelatih Miroslav Janu sebanyak 20 pemain, berarti ada tujuh pemain yang terpaksa ditinggal di Malang. Ketujuh pemain itu di antaranya adalah Waluyo, Ronny Firmansyah, Tommy Pranata dan Yongki Aribowo serta Hermawan.
Media Officer Arema Indonesia Sudarmaji mengatakan, pemain, manajemen dan tim pelatih bertolak ke Jakarta untuk meladeni Persija melalui Bandara Abdurahman Saleh."Setibanya di Jakarta kami langsung istirahat di Hotel Kartika Chandra dan coba lapagan baru bisa dilakukan Sabtu (8/1)pagi," katanya.
Pertandingan melawan Persija merupakan laga awal Arema di ajang LSI setelah "istirahat" cukap panjang (sekitar dua bulan) karena lima pemain pilarnya harus memperkuat Tim Nasional (timnas), yakni Kurnia Meiga, Yongki Aribowo, Benny Wahyudi, Zulkifly Syukur, dan Achmad Bustomi.
Ketika dimulainya kembali kompetisi LSI pada awal Januari 2011, beberapa pemain muda Arema juga dipanggil Badan Tim Nasional (BTN) untuk mengikuti seleksi timnas U-23 proyeksi SEA Games 2011. Pemain yang mengikuti seleksi timnas U-23 tersebut adalah Kurnia Meiga, Aji Saka, Irfan Raditya, Sunarto, dan Al Farizi.
Darmaji juga mengakui, jika tim berjuluk "Singo Edan" itu tidak akan berlama-lama berada di Jakarta, karena sehari usai meladeni Persija langsung bertolak ke Pekanbaru yang akan menghadapi PSPS, Rabu (12/1).
Sementara itu pelatih Aema Miroslav Janu ketika ditanya soal target tim ketika menghadapi tuan rumah Persija mengatakan, setiap bertanding pasti semua tim menginginkan yang terbaik dan maksimal, tak terkecuali Arema.
Untuk mewujudkan target maksimal itu dalam latihan sehari sebelumnya (Kamis, 6/1) Janu memberikan porsi latihan lebih banyak pada beberapa pemain terutama untuk "finishing" (penyelesaian akhir).
"Pertandingan lawan Persija nanti pasti cukup ketat dan keras, sehingga perlu adanya strategi dan taktik jitu agar permainan bisa maksimal dan memperoleh hasil terbaik," tegas Janu.
Setelah beberapa klub "istirahat" cukup panjang karena sejumlah pemainnya memperkuat timnas, jadwal pertandingan pun juga berubah menyusul mundurnya tiga tim dari LSI dan bergabung dengan Liga Primer Indonesia (LPI).
Tiga tim yang mundur itu adalah Persema Malang, PSM Makassar dan Persibo Bojonegoro.
Sumber http://id.news.yahoo.com/antr/20110107/tsp-20-pemain-arema-siap-ladeni-persija-424bac1.html
Selengkapnya...
Liputan6.com, Jakarta: Demi menimalisir terjadinya kerusuhan pada laga perdana Liga Primer Indonesia (LPI) di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (8/1) besok, LPI akan bekerja sama dengan polisi untuk mengamankan situasi pertandingan. Demikian diungkapkan General Manager LPI Arya Abhiseka usai mengurus perizinan keramaian di Badan Intelijen dan Keamanan Mabes Polri, Jakarta, Jumat (7/1).
"Kami selalu waspada mengingat situasi seperti ini," tutur Arya. "Potensi (terjadinya kerusuhan) itu masuk dalam pemikiran kami. Apa pun bisa terjadi. Personil keamanan akan ekstra besar untuk laga pembuka."
Sebelumnya, LPI hanya baru diberikan izin menyelanggarakan tiga pertandingan oleh pihak kepolisian. Karena, LPI belum menyelesaikan syarat-syarat keanggotaan Badan Olah Raga Profesional Indonesia (BOPI). LPI berjanji akan menyelesaikan persyaratan tersebut, Selasa pekan depan.
Pertandingan yang diberikan izin oleh kepolisian, yaitu pertandingan perdana antara Solo FC melawan Persema Malang di Solo, Jawa Tengah, pada 8 Januari 2011. Kedua di Bojonegoro, Jawa Timur , pada 9 Januari 2011, antara Persibo melawan Batavia FC. Yang terakhir, antara Persebaya Surabaya melawan Bandung FC di Surabaya, Jawa Timur.(CHR/SHA)
Selengkapnya...
Liputan6.com, Jakarta: Pelatih tim nasional sepakbola Alfred Riedl mengaku mulai menemukan beberapa calon pemain Timnas U-23 yang diproyeksikan turun pada Pra-Olimpiade 2012 serta SEA Games 2011. Ini cukup melegakan mengingat proses seleksi baru berjalan sehari.
"Ada beberapa pemain bagus, tapi saya tidak bisa sebut namanya sekarang," ujar Riedl usai menjalani seleksi di Lapangan PSSI, Senayan, Jakarta, Jumat (7/1) petang.
Menurut Riedl, pemain yang menjalani seleksi gelombang pertama kemampuannya cukup bagus. Pemain dalam seleksi perdana ini berusaha keras untuk menunjukkan kemampuannya dengan harapan mampu menarik perhatian jajaran pelatih walaupun masih terlihat canggung.
Seleksi gelombang pertama, sesuai dengan data yang ada, diikuti 27 pemain. Selain itu, juga ditambah pemain yang diundang mengikuti seleksi semisal Syamsir Alam (Penarol) serta dua pemain yang selama ini bermukim di luar negeri, James Zaidan Saragih (Amerika Serikat) dan Andrea Bitar (Prancis).
"Saya ingin mendapatkan pemain terbaik, baik lokal maupun asing yang rencananya akan dinaturalisasi. Kami membutuhkan pemain-pemain yang disiplin," katanya menambahkan. Riedl dan dua asistennya, Wolfgang Pikal dan Widodo C. Putro, memperkirakan dalam dua hari ke muka sudah bisa menentukan pemain yang akan mengisi skuad dan mencoret yang dianggap kurang pas.(DIM/Ant)
Sumber http://id.news.yahoo.com/lptn/20110107/tsp-riedl-temukan-sensasi-manis-c15d4f5.html
Selengkapnya...
Kalau Jerman punya Sami Khedira, Mesut Özil atau Jerome Boateng, maka Indonesia punya Irfan Bachdim. Pemain muda naturalisasi ini, belakangan menjadi bintang tim merah putih.
Muda, cepat, bertenik tinggi dan wajah ganteng, membuat nama Irfan Bachdim makin berkibar di kancah sepak bola Indonesia. "Halo, saya Irfan Bachdim. Saya bangga menjadi bagian dari Indonesia. Yeah, it´s a little bit hard," paparnya.
Nama lengkapnya Irfan Haarys Bachdim. Bahasa Indonesianya masih patah-patah. Umurnya 22 tahun. Hari-hari belakangan, nama itu kian beken. Ia menjadi magnet baru sepak bola Indonesia.
Namanya menjulang setelah tampil gemilang saat Indonesia menghancurkan Malaysia 5-1 dan menggunduli Laos 6-0. Dalam dua pertandingan itu, Irfan tampil mengagumkan dengan mencetak gol dan memberikan assist.
Awal Karir di Belanda
Mengkilap tampil di tim nasional membuat namanya terkenal. Pengikut atau followernya di jejaring sosial Twitter menembus angka seratus ribu hanya dalam hitungan hari. Sebagian besar perempuan, yang kepincut permainan dan wajahnya. Irfan Bachdim sempat menjadi trending topic atau topik pembicaraan paling top di Twitter.
Irfan lahir dari ibu Belanda dan bapak Indonesia. Dia memulai karir sebagai pemain muda di kesebelasan terkenal Ajax Amsterdam. Setelah itu dia sempat bermain untuk Utrecht dan Harleem. Dan Agustus tahun 2010, ia meneken kontrak untuk bermain dengan klub Arema Malang.
Irfan adalah pemain serba bisa. Posisi aslinya adalah pemain tengah. Namun ia juga bisa bermain di posisi striker atau sayap. Kelebihan Irfan adalah dalam hal kecepatan dan tekniknya yang di atas rata-rata. Dia juga punya insting mencetak gol.
Kebijakan Naturalisasi Pemain
Bakat Irfan Bachdim, tercium oleh seorang pencari bakat, Ian Rajagukguk, yang pertama kali melihat penampilannya di situs Youtube. Dari sana, Ian mengajak Irfan bermain dalam pertandingan amal di Jakarta. Ian menyebut, anak-anak Indonesia yang sempat mengeyam permainan di Eropa, punya disiplin, fisik dan kemamampuan teknis di atas rata-rata.
Ian juga menyebut sejumlah nama pemain naturalisasi siap berkostum tim nasional. "Pertama yang sudah positif bergabung dalam tim nasional U23 adalah Kim Jeffrey Kurniawan yang kini ada di Jerman. Kedua Jhon van Beukering yang baru menandatangani kontrak dengan klub Feyeenord, Belanda, dan Alexander Trabuco yang sekarang bermain di Cesena Junior, Italia".
Irfan, adalah produk baru kebijakan sepak bola Indonesia. Pemerintah, belakangan menjalankan program naturalisasi. Anak-anak blasteran keturunan Indonesia yang bermain di luar negeri dan dianggap berbakat, ditawari kewarganegaraan dan bermain untuk kesebelasan nasional.
Meningkatkan Persepakbolaan Indonesia
Bagaimanapun, memakai kostum Merah Putih adalah impian bagi pemain naturalisasi. Seperti yang dikatakan Irfan. "Saya orang Indonesia sejak lahir. Menjadi orang Indonesia bukan sebuah impian, karena saya memang orang Indonesia. Tapi memang sebuah mimpi bisa bermain untuk tim nasional."
Lewat twitter, Irfan Bachdim mengaku dirinya bergetar merasakan atmosfer dukungan penonton Indonesia di stadio Gelora Bung Karno. Dan banyak yang berharap, kehadiran pemain naturalisasi seperti Irfan Bachdim akan lebih memicu semangat pemain lokal. Dengan begitu, kualitas permainan akan meningkat dan tim nasional diharapkan mampu turut berkiprah di ajang internasional.
Sumber http://www.dw-world.de/dw/article/0,,6308833,00.html
Selengkapnya...
Insiden laser di stadion Bukit Jalil Malaysia saat pertandingan final leg I Piala AFF terus menjadi sorotan. Media Malaysia bahkan sudah menegaskan laser tidak berbahaya bagi kesehatan. Tapi faktanya laser hijau paling ampuh buat mengusik konsentrasi.
Ketika seseorang terkena laser tubuh tidak akan merasakan sakit apapun dan mata juga masih bisa melihat. Tapi efeknya, konsentrasi otak akan terganggu karena warna laser bisa membuat orang tidak nyaman.
Terlebih jika laser yang digunakan berwarna hijau. Karena laser warna hijau lebih mengganggu konsentrasi ketimbang laser warna merah.
Kelebihan laser hijau dibanding laser merah teletak pada panjang gelombangnya. Laser merah umumnya menggunakan panjang gelombang 635 nm (merah ruby) atau 650 nm (merah muda), sementara laser hijau menggunakan panjang gelombang 495-532 nm.
Pada kisaran panjang gelombang tersebut, warna kuning dan hijau paling mudah dilihat oleh mata manusia. Saat disorotkan langsung ke mata, laser hijau bisa tampak 50 kali lebih terang dibandingkan laser yang berwarna merah.
Diberitakan detikHealth, panjang gelombang juga mempengaruhi kekuatan sinar laser. Dengan gelombang yang lebih pendek, laser hijau punya intensitas lebih tinggi sehingga bisa menjangkau jarak yang lebih jauh dengan pada penggunaan daya listrik yang sama.
Dengan kelebihan ini, laser hijau banyak digunakan oleh militer untuk operasi tempur di siang hari. Bintik hijau bisa menjangkau jarak yang lebih jauh, sekaligus terlihat lebih jelas meski dalam kondisi cahaya yang terang benderang.
Jika dari jarak jauh, wajah yang terkena laser memang tidak berbahaya tapi ini sungguh mengganggu konsentrasi. Dan umumnya laser yang bisa menempuh jarak jauh adalah laser yang memiliki daya watt tinggi dengan harga yang mahal.
Sementara laser hijau maupun merah yang digunakan pada mainan maupun pointer untuk presentasi umumnya menggunakan daya di bawah 5 mili Watt. Dengan daya sekecil itu, laser hanya akan merusak jika ditembakkan langsung ke mata dalam jangka waktu lama.
Namun jika menggunakan daya di atas 1 Watt, kekuatan laser hijau bisa mencapai 1.000 kali kekuatan radiasi sinar matahari. Kekuatan laser hijau pada daya tersebut sanggup membakar obyek tertentu seperti plastik dan kertas jika ditembakkan dari jarak dekat.
Umumnya daya yang diperbolehkan untuk dipakai pada laser mainan maupun pointer adalah di bawah 5 mili Watt. Laser berkekuatan lebih dari 1 watt cukup berbahaya sehingga untuk memilikinya harus melewati perizinan tertentu.
Pelatih Tim Nasional Malaysia, K Rajagobal, makin percaya diri anak-anak asuhannya bisa mengalahkan Indonesia. Ia mengatakan pemainnya tidak akan bermain dibawah tekanan Indonesia.
"Saya bisa merasakan kalau pemain Malaysia akan 'membunuh Indonesia' di partai final. Mereka tahu betul bagaimana permainan Indonesia," katanya, Kamis (23/12) seperti dikutip New Strait Times.
Rajagobal mengatakan ia bangga pada para pemain Malaysia, yang bisa mencapai final meski sudah menderita kekalahan berat. Para pemainnya, tambah dia, punya percaya diri untuk bangkit di tengah kritik.
"Banyak pihak meragukan kami bisa menembus final. Tapi sekarang kami sudah di partai final dan kami harus memainkan sepakbola yang cantik dan mengantarkan Piala AFF ke Malaysia," tambah dia.
Sebelumnya, Rajagobal juga mengatakan tim Indonesia hanya jago kandang. Menurut dia, Indonesia memang punya catatan baik di Piala AFF kali ini karena sanggup menang lima kali. Tapi Indonesia hanya menang di kandang. "Indonesia praktis belum teruji di luar kandang."
http://id.news.yahoo.com/repu/20101223/tsp-pemain-kami-akan-mematikan-pemain-in-63ca684.html
Selengkapnya...